Aksara tak Tertata


Aksara meronta
Namun pena tak mampu menata
Ku coba hasilkan nada
Namun gita tak jua tercipta

Bisu membius sukma
Bayu berhembus entah kemana
Tiada pula genta
Yang hadir mengusik hampa

Khayalku tertawan masa
Lenyap ditelan detiknya
Sirna
Hanya gelap terlukis di mata

Namun air memantulkan cahaya
Pantulannya mengenai raga
Terciptalah maya
Maka tenanglah jiwa

Life After Death (7 – Habis): Sekilas Kenikmatan Surga


Assalaamu’alaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah, postingan kali ini adalah artikel bertema “Life After Death” episode terakhir. Nah kali ini ana akan menggambarkan sekilas kenikmatan surga. Langsung saja, yuk kita tengok :D

“…tidaklah kesenangan dunia ini bila dibandingkan dengan kesenangan akhirat kecuali seperti seseorang yang mencelupkan jari telunjuknya ke dalam lautan luas (lalu mencabutnya kembali), maka lihatlah apa yang didapat oleh jarinya itu!”

1. Perbandingan nikmat surga dengan nikmat dunia

Rasulullah SAW bersabda:

Nikmat Dunia vs Surga

Nikmat Dunia vs Surga

“Demi Allah, tidaklah kesenangan dunia ini bila dibandingkan dengan kesenangan akhirat kecuali seperti seseorang yang mencelupkan jari telunjuknya ke dalam lautan luas (lalu mencabutnya kembali), maka lihatlah apa yang didapat oleh jarinya itu!” (HR. Muslim: 2858).

2. Makanan dan minuman penghuni surga

Allah SWT berfirman (artinya):

“Di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, dan sungai-sungai dari madu yang disaring. Dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam

Ilustrasi (Sungai Surga)

Ilustrasi (Sungai Surga)

buah-buahan.” (QS. Muhammad[47]: 15).

3. Pakaian penghuni surga dan perhiasannya

Allah SWT berfirman (artinya):

“Di dalam surga itu mereka dihiasi dengan gelang-gelang emas dan mereka memakai pakaian hijau dari sutra halus dan sutra tebal, sedang mereka duduk sambil bersandar di atas dipan-dipan yang indah.” (QS. Al-Kahfi[18]: 31).

4. Ranjang-ranjang penghuni surga

Allah SWT berfirman:

“Di dalam surga itu ada ranjang-ranjang yang ditinggikan, gelas-gelas yang terletak(di dekatnya), bantal-bantal sandaran yang tersusun, dan permadani-permadani yang terhampar.” (QS. Al-Ghasyiyah[88]: 13-16).

“Mereka bertelekan di atas dipan yang berderetan, dam Kami  kawinkan mereka dengan bidadari-bidadari yang cantik bermata jeli.” (At-Thur[52]: 20).

5. Pelayan penghuni surga

Allah SWT berfirman:

“Mereka dikelilingi oleh pelayan-pelayan muda yang senantiasa muda. Dengan membawa gelas, cerek dan minuman yang diambil dari air yang mengalir.” (QS. Al-Waqi’ah[56]: 17).

“Dan mereka dikelilingi oleh pelayan-pelayan muda yang senantiasa muda. Apabila kamu melihat mereka, kamu akan mengira mereka adalah mutiara yang bertaburan.” (QS. Al-insan[76]: 19).

6. Pasar penghuni surga

Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya di surga ada sebuah pasar yang dikunjungi para penghuni surga setiap hari Jum’at. Maka berhembuslah angin dari arah utara dan mengenai wajah dan pakaian mereka, sehingga bertambahlah keindahan dan ketampanan mereka. Maka mereka pun pulang menemui istri-istri mereka yang juga bertambah indah dan cantik. Sang istri berkata: ‘Demi Allah, sungguh engkau terlihat makin indah dan makin tampan.’ Mereka pun balik berkata: ‘Dan kalian, Demi Allah, juga terlihat makin elok dan makin cantik.” (HR. Muslim: 2833).

7. Para istri penghuni surga

(Kartun) Bidadari Surga

(Kartun) Bidadari Surga

  • Istri seorang mukmin di dunia akan menjadi istrinya di surga bila ia shalihah.

Seorang istri yang shalihah kelak akan dikumpulkan bersama suaminya di surga untuk menikmati indahnya surga bersama-sama. Allah SWt berfirman:

“(yaitu) surga ‘Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang saleh dari bapak-bapaknya, isteri-isterinya dan anak cucunya…” (QS. Ar-Ra’d[13]: 23).

Abu Hudzaifah r.a berkata kepada istrinya:

“Jika engkau ingin menjadi istriku di surga, maka janganlah engkau menikah lagi setelah aku meninggal dunia, karena di surga seorang wanita shalihah akan dimiliki oleh suaminya yang terakhir di dunia.” (HR. Al-Baihaqi: 13421, Ash-Shahihah: 1281).

  • Bidadari-bidadari surga yang cantik jelita

Allah SWT berfirman:

“Dan (di surga) ada bidadari-bidadari yang bermata jeli, laksana mutiara yang tersimpan dengan baik.” (QS. Al-Waqi’ah[56]: 22-23).

“Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik-cantik. Maka nikmat Rabbmu yang mana yang kamu dustakan? (Bidadari-bidadari) yang jelita, putih bersih, lagi dipingit di dalam kemah.” (QS. Ar-Rahman[55]: 70-72).

Rasulullah SAW bersabda:

“Seandainya saja salah seorang bidadari surga menampakkan dirinya di muka bumi, niscaya akan tersinarilah semua yang ada di antara langit dan bumi, dan akan dipenuhi dengan aroma wangi semerbak. Sungguh tutup kepala seorang bidadari surga itu jauh lebih baik dibandingkan dengan dunia dan seisinya.” (HR. Bukhari: 6568).

8. Kenikmatan terbesar surga

Rasulullah SAW bersabda:

“Ketika para penghuni surga masuk surga, Allah Tabaroka wa Ta’ala berfirman kepada mereka: ‘Apakah kalian ingin nikmat tambahan?’ Mereka menjawab: ‘(Wahai Rabb) bukankah Engkau telah mencerahkan wajah-wajah kami, memasukkan kami ke dalam surga, dan menyelamatkan kami dari adzab neraka?’ Maka disingkaplah tabir (yang menutupi Allah Yang Maha Sempurna), dan tidaklah pernah mereka diberi sesuatu yang lebih mereka cintai selain memandang (wajah) Rabb mereka.” (HR. Muslim: 181).

Alhamdulillah, akhirnya terselesaikan…
Semoga Artikel bertema ‘Life After Death’ ini bisa jadi motivasi bagi kita semua untuk meraih jannah-Nya, dan sebagai bahan renungan bagi kita semua agar terhindar dari siksa neraka..

Mohon maaf apa bila ada salah kata. Kesempurnaan hanya milik Allah dan kekurangan milik Ana pribadi…

Wassalaamu’alaikum Wr. Wb. :)

 


Referensi:

  • Al-Iman bil Yaumil Akhir, Muhammad bin Ibrahim al-Hamd
  • Al-Jannah wan-Nar, Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar.

Pelangi Sesaat


Kala itu langit kelabu
Mencerminkan hati yang bisu
Terpuruk tanpa warna ceria
Sendiri di penghujung senja

Tetesan air dari langit menyerbu bumi
Membasahi jiwa yang sunyi
Namun tak lama warna langit berganti
Kelamnya kembali tersibak oleh mentari

Memantulkan cahaya berupa pelangi
Di ufuk timur menaungi bumi
Hanya sesaat ku lihat indahnya
Detik demi detik mengiringi pudarnya

Pelangi, jangan Kau cepat berlalu
Biarkan merahmu membakar semangatku
Biarkan kuningmu memberi kedewasaan padaku
Biarkan hijaumu membuat asri jiwaku
Oleh:  Muhammad Ridwan Na’im

Life After Death (6): Sifat-Sifat Surga dan Penghuninya


Assalaamu’alaikum Wr. Wb.

Yupz, kembali lagi dengan ana…
Afwan baru bisa ngepost lagi :D

Masih dalam tema “Life After Death”, kali ini Ana akan memaparkan tentang Sifat-Sifat Surga dan Penghuninya…
Semoga dapat menjadi motivasi bagi kita semua :)
Yuk, cekidot …

“(yaitu) surga ‘Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang saleh dari bapak-bapaknya, isteri-isterinya dan anak cucunya…”
(QS. Ar-Ra’d[13]: 23)

SIFAT-SIFAT SURGA

1. Tak ada yang serupa dengan surga

Rasulullah SAW bersabda:

Ilustrasi (Surga)

Ilustrasi (Surga)

“Allah berfirman: ‘Aku telah menyiapkan untuk para hamba-Ku yang shalih berbagai kenikmatan yang tak pernah terlihat oleh mata, tak pernah terdengar oleh telinga, bahkan tak pernah terlintas dalam pikiran manusia.'” (HR. Bukhari: 4779, Muslim: 2824).

2. Tingkatan surga

Surga itu bertingkat-tingkat dan penghuninya pun bertingkat-tingkat sesuai kadar amal shaihnya di dunia.

Rasulullah SAW bersabda:

“Surga itu memiliki seratus tingkatan. Jarak setiap tingkatan seperti jarak antara langit dan bumi. Dan bagian surga yang paling atas dan paling tengah adalah Firdaus. Dan ‘Arsy (Singgasana) Allah ada di atas Firdaus. Dari Firdaus itulah sungai-sungai surga dipancarkan dan dialirkan. Maka jika kalian meminta (berdo’a) kepada Allah, mintalah Firdaus.” (HR. Ibnu Majah: 4331, Shahih Ibnu Majah: 3496).

3. Dinding-dinding surga

Abu Hurairah ra berkata:

“Kami para sahabat bertanya: “(Wahai Rasulullah SAW) Bagaimanakah sifat bangunan surga ?” Beliau menjawab: “(Dindingnya) terbuat dari batu emas dan perak, lepanya dari minyak kasturi yang berbau harum, kerikilnya dari mutiara dan permata, debunya dari parfum za’faran, siapa saja yang memasukinya pasti sejahtera dan tidak akan sengsara, hidup kekal dan tidak akan mati, pakaiannya tidak akan usang bahkan senantiasa muda.” (HR. Ahmad: 8043, al-Misykah: 5630-shahih li syawahidihi).

4. Sungai-sungai surga

Allah SWT berfirman:

Ilustrasi (Sungai Surga)

Ilustrasi (Sungai Surga)

“…di dalam surga itu ada sungai-sungai dan air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar yang lezat rasanya bagi peminumnya, dan sungai-sungai dari madu yang disaring. (QS. Muhammad[47]: 15).

5. Istana-istana surga

Rasulullah SAW bersabda:

Ilustrasi (Istana Surga)

Ilustrasi (Istana Surga)

“Sesungguhnya di surga ada istana-istana yang bagian luarnya terlihat dari dalam dan bagian dalamnya terlihat dari luar. Allah sediakan bagi orang-orang yang suka memberi makan, menyebarkan salam, dan menegakkan shalat malam ketika (kebanyakan) manusia tidur.” (HR. Ibnu Hibban: 509, Shahih at-Targhib wat-Tarhib: 618).

6. Kemah-kemah surga

Kemah-kemah ini adalah kemah yang sangat indah dan menakjubkan, terbuat dari mutiara yang sangat indah. Rasulullah SAW bersabda:

“Di surga ada sebuah kemah yang terbuat dari mutiara raksasa yang berongga. Luasnya enam puluh mil. Pada setiap sudutnya terdapat bidadari-bidadari yang tidak saling melihat satu sama lain. Sorang mukmin akan berkeliling (untuk menggauli) mereka semua.” (HR. Muslim: 2838).

7. Pohon-pohon surga

Rasulullah SAW bersabda:

“Tidak ada satu pohon pun di surga kecuali batangnya pasti terbuat dari emas.” (HR. at-Tirmidzi: 2525, Shahih wa Dha’if Sunan at-Tirmidzi: 2524-shahih)

Pohon surga selalu berubah dan bermacam-macam jenis buahnya, tidak berduri dan selalu rindang sebagai tempat bernaung.

Allah SWT berfirman:

“Dan golongan kanan, alangkah bahagianya golongan kanan itu. Berada di antara pohon bidara yang tidak berduri, dan pohon pisang yang bersusun-susun buahnya, dan naungan yang terbentang luas, dan air yang tercurah, dan buah-buahan yang banyak, dan tidak berhenti (berbuah) dan tidak terlarang mengambilnya.” (QS. Al-Waqi’ah[56]: 27-33).

SIFAT-SIFAT PENGHUNI SURGA

1. Penghuni surga memiliki bentuk fisik sempurna

Rasulullah SAW bersabda:

“Allah SWT menciptakan Adam dengan bentuk tertentu (yang sempurna). Tingginya enam puluh hasta (sekitar 30 meter)… Maka setiap manusia yang masuk surga akan memiliki bentuk tubuh seperti Adam dan tingginya enam puluh hasta. Hanya saja para makhluk sepeninggal Adam makin lama makin mengecil hingga sekarang.” (HR. Bukhari: 6227 dan Muslim: 2841).

2. Semua penghuni surga memiliki akhlak yang sama (mulia)

Rasulullah SAW bersabda:

“Akhlak-akhlak mereka semua sama (mulianya), bentuk tubuh mereka semua (juga sama yaitu) seperti bapak mereka, Adam, dan (tinggi mereka pun sama yaitu) enam puluh hasta.” (HR. Muslim: 2834).

3. Semua penghuni surga berusia 33 Tahun

Rasulullah SAW bersabda:

“Penghuni aurga dalam keadaan tidak berbulu, tidak berjenggot, dan bercelak mata. Usia mereka 33 tahun.” (HR. at-Tirmidzi: 2545, Shahih at-Targhib wat-Tarhib: 3698).

4. Penghuni surga tidak buang hajat

Nabi SAW bersabda tentang penghuni surga:

“Mereka tidak meludah, tidak beringus, dan tidak buang air besar.” (HR. Bukhari: 3245 dan Muslim: 2834).

5. Penghuni surga tidak pernah tidur

Rasulullah SAW bersabda:

“Tidur itu saudaranya kematian, maka penghuni surga tidak pernah tidur.” (HR. ath-Thabrani: 8816 dalam Mu’jamul Aushath, ash-Shohihah: 1087).

6. Wanita penghuni surga selalu muda dan selalu perawan

Nabi SAW pernah ditanya:

“Apakah ketika di surga nanti kita juga melakukan hubungan seksual?” Maka Beliau  SAW menjawab: “Ya benar. Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya., hubungan seksual itu benar-benar ada. Jika seseorang telah selesai dari menyetubuhhi istrinya (di surga nanti), maka seketika itu pula sang istri akan menjadi perawan kembali.” (HR. Ibnu Hibban: 7402, ash-Shahihah: 3351).

Wallahu a’lam bish-showaab

Subhanallah, ini hanya secuil keindahan surga yang digambarkan Allah dalam Al-Qur’an dan Rasulullah SAW dalam haditsnya. Semoga dapat menjadi motivasi bagi kita semua untuk meraih Jannah-Nya. :)

Sekian, Wassalaamu’alaikum Wr. Wb.

Sebuah Naskah


Ingatlah ketika senyuman indah

Terbentang di antara hati yang lelah

Bersama terlarut dalam canda meski resah

Tak lama kita akan berpisah

 

Teringat air mata yang tumpah

Menetes bak permata berjatuhan di atas tanah

Mengiringi keluh kesah yang tercurah

Disaat kita susah

 

Beragam drama telah kita lewati bersama

Dengan semua yang terangkum di dalamnya

Dimana suka, duka, canda dan tawa

Terangkai indah dalam sebuah ikatan cinta

 

Wahai sahabat, ingatlah sebuah kisah

Dimana persahabatan, cinta, ego dan benci

Terangkum dalam sebuah naskah yang akan menjadi saksi

Perjalanan kita bersama untuk mengejar mimpi

 

Satu yang terucap dari hatiku

Sisakan satu ruang kecil di hati kalian untukku

Untuk mengenang diriku dan kisahku bersama kalian

Dimana suka dan dukaku pula menjadi milik kalian

 

Begitu pula diriku

Yang akan selalu menjaga semua kenangan

Kenangan indah bersama kalian

Biarkan aku tersenyum membayangkan

Hingga petang datang membayang

 

Muhammad Ridwan Na’im
(Tangerang, 11 Maret 2015)